MENKUMHAM RESMIKAN POLTEKIP (POLITEKNIK ILMU PEMASYARAKATAN)

gb32

Depok_ Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, bahwa Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Pemasyarakatan, sebagai bagian penting criminal justice system harus memiliki aparatur yang memiliki kompetensi khusus untuk menghadapi tantangan dimana petugas Pemasyarakatan merupakan garda terdepan di Pemasyarakatan yang berhadapan langsung dengan warga binaan.

Demikian disampaikan Yasonna saat meresmikan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) yang sebelumnya bernama Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) yang sekaligus membuka kegiatan Seminar Nasional AKIP, Selasa (3/5). Perubahan Status ini pula merubah jenjang pendidikan dimana dulunya Diploma III menjadi Diploma IV.
Yasonna mengingatkan bahwa narkoba merupakan masalah terbesar yang dihadapi bangsa saat ini kepada para seluruh taruna untuk menghindari dan mewaspadai narkoba. Sebagai garda depan, petugas harus bersih dari narkoba. Saya harap saudara tidak terlibat. Karena sebagai kader terdepan, “jika saudara sendiri sudah terkontaminasi, maka celakalah orang-orang yang ada di dalam lapas”, tegas Yasona.

Seluruh petugas harus tes urine. jika terbukti positif, kita beri kesempatan rehabilitasi. Tapi jika di gelombang selanjutnya kembali terjerat, maka harus diberi sanksi,” tambahnya.
Sementara itu sebelumnya dalam Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddi Chrisnandi, ada 3 (tiga) persoalan yang sedang mendera bangsa ini, diantaranya : Permaslahan korupsi yang mengerogoti negara, tindak pidana teroris, serta penyalahgunaan narkoba yang merupakan ancaman terselubung yang menjadi perhatian kita bersama mengingat akhir-kahir ini semakin meningkatnya kasus penyalahgunaan narkoba yang berdampak pada meningkatnya penghuni lapas.

Dalam laporannya Kepala BPSDM Hukum dan HAM, Mardjoeki, menyampaikan bahwa menjadi Petugas pemasyarakatan adalah tugas yang sangat mulia karena sebagai petugas pemasyarakatan kita dituntut harus mampu membina para pelanggar hukum menjadi manuisa yang lebih baik sehingga saatnya nanti mereka selesai menjalankan pidana mereka dapat kembali dan diterima masyarakat. bahwa tantangan para petugas pemasyarakatan semakin berat. Dimana saat ini mendapatkan sorotan publik atas sejumlah kasus yang muncul saat ini. Ini merupakan bentuk tantangan bagi para petugas pemasyarakatan untuk mampu meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik lagi. Dalam rangka untuk peningkatan kompetensi manajemen SDM sesuai dengan permenkumham nomor 16 tahun 2016 Akademi Ilmu Pemasyarakatan mengalami peningkatan status menjadi Politeknik Ilmu Pemasyarakatan.

Disebutkannya bahwa Politeknik membuka 3 (tiga) Program yakni teknik pemasyarakatan, manajemen pemasyarakatan dan bimbingan pemasyarakatan.

Related Blogs

Leave us a Comment